Viral Potret Gajah Kurus Kering, Dipaksa Pakai Kostum dan Ikut Festival

Kesejahteraan gajah tersebut menjadi aspek kesekian bagi para pelaku festival.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:00 WIB
Tikiri, Gajah Kurus Kering yang Dipaksa Ikut Festival (facebook.com/Save Elephant Foundation)

Tikiri, Gajah Kurus Kering yang Dipaksa Ikut Festival (facebook.com/Save Elephant Foundation)

Guideku.com - Kabar mengenai gajah yang dipaksa untuk ikut dalam festival, menari, atau ditunggangi sebagai atraksi wisata bukan hal baru lagi.

Dari tahun ke tahun, para aktivis binatang pun terus menyuarakan imbauan mereka untuk mengakhiri kegiatan ini.

Wajar saja, banyak gajah sudah terbukti menderita dan bahkan dikabarkan tewas akibat bekerja terlalu keras.

Belum lagi, gajah-gajah tersebut sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para manusia yang mengaku sebagai perawat gajah.

Baru-baru ini, sebuah potret viral seekor gajah bernama Tikiri di Sri Lanka pun tersebar lewat akun Facebook "Save Elephant Foundation".

Yang miris, terlihat dalam foto bahwa Tikiri adalah seekor gajah kurus kering berumur 70 tahun yang dipaksa untuk ikut serta berparade dalam festival.

Tikiri, Gajah Kurus Kering yang Dipaksa Ikut Festival (facebook.com/Save Elephant Foundation)
Tikiri, Gajah Kurus Kering yang Dipaksa Ikut Festival (facebook.com/Save Elephant Foundation)

"Tikiri ikut dalam parade mulai dari sore hari hingga larut malam, setiap malam selama 10 hari berturut-turut, di tengah keramauan, kembang api, dan asap," tulis laman Facebook tersebut seperti dilansir dari Buzz.ie.

"Dia berjalan berkilo-kilometer setiap malam agar orang-orang merasa diberkahi sepanjang upacara."

Dalam unggahan tersebut, disebutkan pula jika tidak ada yang melihat bahwa Tikiri sebenarnya merasa stress dan tertekan.

Hal ini dikarenakan Tikiri memakai kostum longgar yang digunakan untuk menutupi tubuh kurusnya.

Baca Juga: Dulu Viral, Kini Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari

"Tidak ada yang melihat air mata di matanya, terluka karena sinar terang yang digunakan untuk mendekorasi kostumnya. Tidak ada yang melihatnya kesusahan untuk berjalan karena kakinya dirantai saat parade."

Tidak sampai di sana, unggahan terbaru Save Elephant Foundation pun menyebutkan bahwa kondisi Tikiri bertambah buruk.

Tikiri dikabarkan tidak bisa berdiri dan hanya tergeletak di tanah karena kelelahan setelah 10 hari dipaksa berjalan.

"Tolong berdoa untuknya. Dia terlalu lelah untuk berjalan dan bekerja."

"Pada hari kami bertemu dengannya, dokter hewan berkata dia kuat dan baik-baik saja untuk berjalan?? Beberapa orang sudah dibutakan di hati, dan tidak mau peduli pada yang lain. Lihat gajah malang ini yang sudah jatuh dan seluruh dunia dapat melihatnya."

Sejak potret Tikiri tersebar, banyak warganet dan pecinta gajah di seluruh dunia sudah mendesak Perdana Menteri Sri Lanka untuk mengakhiri kekerasa pada gajah.

Hingga saat ini, sebanyak 11.000 orang juga telah menandatangani petisi di Change.org.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB