Duh, Pria Ini Dideportasi usai Mengaku Bawa Rompi Anti Peluru di Bandara

Siswa ini terpaksa kembali ke China gara-gara rompi anti peluru.

Rauhanda Riyantama | Arendya Nariswari
Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:00 WIB
Ilustrasi pria di bandara. (Pixabay/Free-Photos)

Ilustrasi pria di bandara. (Pixabay/Free-Photos)

Guideku.com - Beberapa waktu lalu, warganet dikagetkan dengan berita seorang siswa yang ditolak saat kembali ke Amerika Serikat. Bukan tanpa alasan, pria ini ditolak usai mengaku membawa rompi anti peluru kepada petugas bandara.

Dilansir Suara.com dari laman Shanghaiist, Rabu (29/8/19), diketahui pria tersebut merupakan salah satu siswa universitas bergengsi di Michigan.

Namun sayang, siswa tadi mendapatkan masalah dengan petugas bea cukai bandara ketika tiba di bandara.

Saat pemeriksaan keamanan di bandara, siswa tersebut mengatakan kepada petugas bahwa dirinya membawa rompi anti peluru dalam kopernya.

Alhasil, siswa tersebut menjalani sejumah pemeriksaan dan penggeledahan. Laptop, ponsel dan perangkat pribadinya disita oleh pihak keamanan di bandara.

Siswa tersebut tak mengira, ucapannya itu akan berbuntut panjang.

Ilustrasi Pemeriksaan Keamanan Bandara (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi Pemeriksaan Keamanan Bandara (Pixabay/Pexels)

Sebenarnya, membawa rompi anti peluru ke Amerika Serikat menurut web Kepabeanan dan Perlindungan Perbatasan AS tidak dibatasi.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Ini Potret Bandara Khusus Penerbangan Luar Angkasa

Namun kepemilikan lisensi senjata di Michigan yang dimiliki oleh siswa itu kemungkinan besar menjadi keputusan akhir pihak bandara menolak dirinya kembali ke Amerika Serikat.

Berita mengenai dideportasinya seorang siswa kembali ke China ini mendadak viral dan jadi perbincangan hangat warganet.

Banyak pula warganet yang berpendapat bahwa rompi anti peluru penting untuk dibawa ketika mereka bekunjung ke Amerika Serikat.

"Orang Amerika bisa memiliki senjata, tetapi kita tak boleh membawa pelindung tubuh, bagaimana kita bisa menghindari tembakan?" tutur salah seorang warganet lewat Weibo.

Wah, bagaimana menurut Anda? Wajarkah rompi anti peluru ini jadi penyebab siswa asal China tersebut dideportasi?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB