Anji Geram, Anaknya Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan dari Petugas Bandara

Anji meradang lantaran seorang petugas bandara memberikan perilaku tidak menyenangkan kepada si anak bungsunya.

Irwan Febri Rialdi | Fitri Asta Pramesti
Kamis, 09 Januari 2020 | 12:00 WIB
Anji Manji. (instagram.com/duniamanji)

Anji Manji. (instagram.com/duniamanji)

Guideku.com - Penyanyi Indonesia, Anji atau yang lebih dikenal dengan Anji Manji, belum lama ini mengalami kejadian tidak menyenangkan di sebuah bandara.

Melalui akun Twitter pribadinya, @duniamanji, Anji mengaku geram lantaran mendapati seorang petugas bandara memberikan perilaku yang kurang menyenangkan saat anak bungsunya yang merupakan penyandang autisme ini sedang rewel.

"Anak bungsu saya Autism. Tadi di bandara, dia nangis-nangis. Ada petugas yang melihat dengan pandangan menghakimi, entah apa di pikirannya. Menyebalkan. Indonesia harus jadi Negara Inklusif, agar anak-anak dan orang-orang Istimewa tidak dianggap aneh atau dikasihani," tulis Anji seperti dikutip oleh Guideku.com, Kamis (9/1/2020).

Cuitan Kesal Anji. (twitter.com/duniamanji)
Cuitan Kesal Anji. (twitter.com/duniamanji)

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tatapan menghakimi yang dimaksud adalah pertugas bandara itu seolah memberikan tatapan tidak suka kepada sang anak yang saat itu sedang menangis.

Pelantun lagu 'Aku Percaya' ini pun menambahkan bahwa respon yang harusnya diberikan kepada anak atau orang istimewa bukanlah mengasihani, tetapi lebih kepada menerima.

Cuitan Kesal Anji. (twitter.com/duniamanji)
Cuitan Kesal Anji. (twitter.com/duniamanji)

Selepas cuitan ini diunggah, warganet pun memberikan berbagai tanggapan tentang kejadian tidak menyenangkan yang baru dialami ayah tiga anak ini.

Baca Juga: Traveling Bisa Sembuhkan Kecanduan Gadget, Simak Kisah Ayah dan Anak Ini

Seorang warganet mengamini dengan apa yang dikatakan Anji soal respon menerima ketika ada penyandang disabilitas. Menurutnya, yang paling pertama dan utama adalah kita harus memposisikan diri menjadi mereka.

"Justru membuat mereka down jika sekitar melihatnya kasihan atau bahkan sampai ada yang malu mengakui keluarganya.
Mereka cuma ingin dianggap sama," tulis warganet.

"Miris emang, di negara kita masih belum bisa untuk menhargai kaum disabilitas. Termasuk hak untuk memiliki kehidupan yang layak dan bekerja," tulis warganet lain.

"Seriusan paling tidak suka kalau dipandang menghakimi apalagi seperti memberikan tatapan 'aneh sekali'. Seriusan kalau ada orang memperhatikan seperti itu ke adik saya yang down syndrome, saya auto kesal," tulis warganet mengamini apa yang dirasakan Anji.  

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB