Jadi Daya Tarik Warga, Batu Prasasti di Keraton Agung Sejagat Bikin Geger

Batu raksasa itu diklaim sebagai prasasti kerajaan dan dibikin sebagai penanda perubahan zaman.

Rendy Adrikni Sadikin
Rabu, 15 Januari 2020 | 10:53 WIB
Sejumlah warga berdatangan ke lokasi Keraton Agung Sejagat yang terletak di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Senin (13/1/2020) malam. [SuaraJogja/Muhammad Ilham Baktora]

Sejumlah warga berdatangan ke lokasi Keraton Agung Sejagat yang terletak di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Senin (13/1/2020) malam. [SuaraJogja/Muhammad Ilham Baktora]

Guideku.com - Kemunculan Keraton Agung Sejagat (KAS) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggegerkan warga. Salah satunya yang memantik perhatian adalah seonggok batu raksasa di markas kerajaan itu.

Di media sosial, tersebar foto-foto batu besar yang berasal dari Kecamatan Bruno tersebut. Batu raksasa itu diklaim sebagai prasasti kerajaan dan dibikin sebagai penanda perubahan zaman.

Seperti unggahan yang dibuat oleh akun Facebook Yosaphat Samar pada Minggu (13/1/2020). Ia mengunggah foto-foto kirab yang dilakukan KAS dan batu prasasti.

"#BATU PRASASTI PENTAGONG....Pusat Pemerintahan Dunia Kerajaan Mataram Majapahit Nusantara......(kirab budaya)....Amun Ra," tulis Yosaphat Samar.

atu yang diklaim sebagai prasasti Kerajaan Agung Sejagat (Facebook Yosaphat Samar)
atu yang diklaim sebagai prasasti Kerajaan Agung Sejagat (Facebook Yosaphat Samar)

 

Ia mengunggah foto batu besar yang terdapat tulisan aksara Jawa, cap jejak kaki, dan lambang KAS. Terdapat gambar seperti naga di bagian bawah batu itu.

Terungkap, batu besar ini berasal dari Desa Plipiran, Kecamatan Bruno, Purworejo, Jawa Tengah. Batu besar itu dipindahkan ke Desa Pogung Juru Tengah Kecamatan Bayan pada akhir September 2019.

Batu ini diklaim menjadi bagian dari pembangunan World Empire atau Keraton Agung Sejagat. Proses pemindahan batu ini sendiri sempat viral di Facebook.

Baca Juga: Viral Kerajaan Keraton Agung Sejagat, Ini 4 Rekomendasi Kuliner Purworejo

Upaya pemindahan batu dari pinggir jalan di Desa Plipiran, Bruno sempat diwarnai ritual hingga kesurupan. Pemindahan batu ini juga diabadikan dalam video yang dibuat oleh warganet.

"Batu yang konon sebagai prasasti dari zaman Majapahit dipindahkan ke Pogung Juru tengah Bayan Purworejo," tulisnya.

Daya tarik warga

Batu prasasti Keraton Agung Sejagat sontak menjadi daya tarik bagi warga sekitar. Mereka tidak ada rasa takut. Mereka pun tidak marah. Mereka penasaran dengan kehadiran batu tersebut.

Salah satu warga yang menyambangi lokasi batu itu adalah Yunarti, 35 tahun. Dia mengaku ingin melihat istana dan batu prasasti keraton tersebut.

"Ya saya hanya penasaran saja dengan lokasi di sini, saya penasaran dengan batunya dan beberapa bangunan yang akan dibangun. Hanya kaget saja setelah diberitahu tetangga, ada rumah warga yang akan menjadi kerajaan baru," kata Yunari kepada SuaraJogja.id, Rabu malam.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB