Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo: Kacau Nih

"PBB lahir di Bandung, Pentagon lahir di Bandung. Perlu tahu sejarah Indonesia," ujar Rangga.

Dany Garjito
Rabu, 22 Januari 2020 | 14:27 WIB
Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Guideku.com - Rangga Sasana yang mengklaim dirinya sebagai sekretaris jendral Sunda Empire berdebat dengan Roy Suryo. Rangga Sasana menyebut kerabat Pakualaman tersebut tidak mengenal sejarah.

Petinggi Sunda Empire menyampaikan hal tersebut saat hadir dalam acara ILC TV One bertajuk Siapa di Balik Raja-raja Baru yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.

Awalnya, Rangga mengeluarkan klaim bahwa PPB dan Pentagon lahir di Bandung. Klaim tersebut dibantah oleh Roy Suryo. Tak terima dibantah, Rangga justru menyebut Roy Suryo tak mengenal sejarah

"PBB lahir di Bandung, Pentagon lahir di Bandung. Perlu tahu sejarah Indonesia," katanya seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Rangga melanjutkan, "Kalau misalkan tadi dimas Suryo mengatakan Isola itu apa tadi, itu salah. Memang betul Isola itulah international soldier leader itu lahirnya NATO di sana".

Roy Suryo kemudian menyela, "PBB tidak lahir di Bandung, pak".

"PBB di Bandung lahirnya. Itu berarti belum mengenal sejarah," jawab Rangga yang disambut tawa dan sorak penonton.

Mendengar jawaban Rangga, Roy Suryo sontak ikut tertawa. Ia menilai Rangga sedang berhalusinasi.

Baca Juga: Profil Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

"Kacau nih, halu," kata Roy Suryo.

Rangga juga menyebut bahwa banyak sejarah Indonesia yang diplesetkan di zaman Presiden Soekarno. Petinggi Sunda Empire ini meyakini bahwa PBB berada di bawah kekuasaan kekaisarannya.

"Sayang sekali Republik Indonesia kita di zaman Bung Karno telah diplesetkan atas sejarahnya. Kedua, berkaitan kedaulatan Indonesia saat Bung Karno juga ditinggalkan PBB," katanya.

Untuk diketahui, Rangga Sasana juga telah memberikan berbagai pernyataan kontroversial lain. Ia mengklaim Sunda Empire dapat menghentikan perang nuklir hingga Bill Gates dan Jack Ma akan bergabung dengannya.

"Saya bilang yang bisa hentikan nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire. Dalam waktu dekat akan diumumkan empire sistem. Jack Ma (pendiri Alibaba) dan Bill Gates (miliuner AS) ada di sana," klaim Rangga Sasana dalam video yang dilihat Suara.com, Minggu (19/1/2020).

SUARA.com/Rifan Aditya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB