Bikin Geram, Turis Ini Pose Menjilat Patung Sakral di Pulau Paskah

Sambil menjulurkan lidah, turis tersebut tampak memegang dan memeluk patung di Pulau Paskah.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Rabu, 29 Januari 2020 | 16:00 WIB
Easter Island (Pixabay/Marlhans)

Easter Island (Pixabay/Marlhans)

Guideku.com - Pulau Paskah, destinasi wisata yang terletak di Samudra Pasifik, dikenal karena keberadaan patung-patung moai yang berbentuk menyerupai manusia.

Sebagai salah satu peninggalan sejarah dan budaya, tidak heran jika patung moai masuk ke objek wisata yang dilindungi. Terlebih, patung ini dianggap sakral oleh warga setempat.

Sayangnya, belum lama ini seorang turis sukses memicu kemarahan warga lokal dan netizen akibat ulahnya. Turis ini diketahui berpose tidak pantas dengan patung moai.

Dilansir dari laman Dailystar, turis ini terlihat menjulurkan lidahnya dan berpose seolah menjilat patung moai.

Kemudian, ada pula foto dirinya ketika berpose memeluk patung moai tersebut. Foto-foto ini lantas diunggah ke Instagram meski akhirnya dihapus.

Turis pose menjilat patung di Pulau Paskah (twitter.com/Muni_Rapanui)
Turis pose menjilat patung di Pulau Paskah (twitter.com/Muni_Rapanui)

Meski begitu, foto-foto milik turis tersebut terlanjur diunggah beberapa akun lain dan menjadi viral. Salah satunya adalah akun @Muni_Rapanui yang merupakan otoritas setempat.

Tak pelak, ulah buruk turis ini pun dikecam. Pihak berwenang menyebutkan jika "akumulasi kerusakan yang terjadi pada patung Moai sudah tak lagi bisa diperbaiki".

Baca Juga: Atasi Depresi, Pria Ini Rela Berhenti Bekerja untuk Keliling Dunia

Sebagai tambahan, mereka juga menyebut bahwa Taman Nasional Rapa Nui punya aturan bahwa patung tidak boleh disentuh turis. Aturan ini bahkan ditulis dalam berbagai bahasa.

Turis pose menjilat patung di Pulau Paskah (twitter.com/Muni_Rapanui)
Turis pose menjilat patung di Pulau Paskah (twitter.com/Muni_Rapanui)

Bagi penduduk asli Pulau Paskah, patung moai memang menggambarkan jiwa leluhur mereka sehingga dianggap sakral.

Akibat insiden tak mengenakkan ini, pihak berwenang pun kembali mengingatkan turis untuk selalu mematuhi peraturan. Mereka juga mengklaim bahwa aksi macam ini tidak cukup dihukum dengan denda saja.

Sayangnya, hingga sekarang belum diketahui apakah pihak berwenang sudah menangkap turis tersebut.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB