Kamis, 02 April 2020

Mabuk Berat, Wanita Ini Lakukan Pelecehan Seksual di Pesawat

Penumpang wanita ini melakukan pelecehan seksual setelah menenggak vodka di dalam pesawat

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fitri Asta Pramesti
cloud_download Baca offline
Ilustrasi penumpang pesawat. (Pexels/Jule)
Ilustrasi penumpang pesawat. (Pexels/Jule)

Guideku.com - Seorang penumpang pesawat harus berurusan dengan pihak berwajib setelah melakukan hal konyol di dalam pesawat. Dia bertindak di luar batas akibat berada di bawah pengaruh alkohol.

Melansir dari laman The Sun, Rabu (5/2/2020), penumpang pesawat bernama Louise Whyte melakukan pelecehan berupa penyerangan secara seksual kepada penumpang lain.

Dijelaskan, perempuan berusia 38 tahun ini mengajak seorang pria unruk bercinta dengan menunjukkan tindakan yang menjurus ke arah seksual.

Louise yang awalnya duduk bersama anak perempuannya lantas berpindah ke kursi tempat pria yang berada tak jauh dari tempat duduknya.

Louise sebelumnya telah bertemu dengan pria ini di area bea cukai. Saat tengah duduk bersebelahan, Louise pun meminta vodka yang dibawa oleh si pria.

Ilustrasi Penumpang Pesawat Wanita (Pexels/Tim Gouw)
Ilustrasi Penumpang Pesawat Wanita (Pexels/Tim Gouw)

Selepas meminum beberapa tegukan vodka inilah, Louise mulai mabuk dan bertingkah aneh. Tak tanggung-tanggung, dihadapan si pria, Louise menurunkan celana panjang serta celana dalamnya.

Melihat kelakuan Louise, si pria pun beberapa kali mencoba menghentikan aksi perempuan ini. Namun, Louise terus saja berusaha merayu pria tersebut.

Akhirnya, si pria pun memutuskan untuk melaporkan apa yang terjadi kepada kru kabin dengan menekan tombol panggilan.

Ilustrasi Penumpang Pesawat (Pexels/Skitterphoto)
Ilustrasi Penumpang Pesawat (Pexels/Skitterphoto)

Ketika pesawat mendarat di Dalaman, kru kabin pun memutuskan untuk menahan Louise dan putrinya, lalu membawa mereka kembali ke Manchester.

Atas perbuatannya ini, Louise diadili dengan tuduhan penyerangan seksual dan mabuk di pesawat terbang.

Pada akhirnya, Louise mengakui kesalahannya. Pengadilan Minshull Street Crown kemudian menjatuhi hukuman enam bulan penjara, skors selama satu tahun serta mengharuskan Louise mematuhi jam malam dari pukul 8 malam hingga 6 pagi.

Aduh, ada-ada saja, ya.

Terkait

Terkini