Mirip Papan Ouija, Mainan dari Mesir Kuno Ini Bisa Menghubungi Orang Mati

Sebelum papan Ouija, mainan dari Mesir ini sudah lebih dulu dipakai berkomunikasi dengan arwah.

Rendy Adrikni Sadikin | Amertiya Saraswati
Sabtu, 08 Februari 2020 | 20:00 WIB
Ouija (Pixabay/Amy_Gillard)

Ouija (Pixabay/Amy_Gillard)

Guideku.com - Para penggemar film horor pasti sudah tidak asing dengan papan Ouija yang konon dapat digunakan untuk berbicara dengan arwah orang mati.

Pertama dibuat dan dijual pada tahun 1890-an, papan Ouija dilengkapi dengan sederet huruf dan angka sebagai media berkomunikasi dengan orang mati.

Meski begitu, papan Ouija ternyata bukanlah yang pertama di dunia. Belum lama ini, ilmuwan menyatakan bahwa mereka menemukan papan permainan dari Mesir Kuno yang dipakai untuk berkomunikasi dengan arwah.

Melansir dari laman Daily Mail, papan permainan tersebut sebenarnya lebih menyerupai mainan Ludo di zaman modern.

Disebut senet, mainan ini sudah dikenal di kalangan masyarakat Mesir Kuno sejak 5.000 tahun silam. Namun, 700 tahun setelah kemunculannya, senet berubah fungsi dari papan permainan menjadi papan spiritual.

Jika dilihat dari bentuknya, senet adalah permainan yang dimainkan oleh dua orang, dengan masing-masing orang memiliki lima pion.

Nantinya, kedua pemain harus memindahkan pion tersebut melalui 30 kotak yang tersedia di papan kayu ukuran 10 x 3. Pemain yang lebih dulu memindahkan kelima pion akan menjadi pemenang.

Saat pertama muncul dulu, senet murni digunakan sebagai media bersenang-senang semata.

Baca Juga: Viral Robot Keliling Khusus Sayur, Netizen: Bule Baru Kenal Tukang Sayur

Namun, sekitar 4.300 tahun silam, makam-makam Mesir Kuno mulai menunjukkan gambar arwah yang bermain senet melawan orang hidup.

Karena alasan inilah, ilmuwan lantas menyebut senet sebagai sesuatu yang mirip papan Ouija. Melalui senet, orang Mesir Kuno dipercaya dapat berkomunikasi dengan arwah.

Hal ini ditegaskan oleh teks-teks kuno yang mendeskripsikan senet sebagai perjalanan arwah dalam melalui Duat atau alam baka pada kepercayaan Mesir Kuno.

Selain itu, ada pula hieroglif yang menggambarkan jiwa manusia dan sungai di Duat yang terukir pada papan permainan senet.

Sayangnya, kepopuleran papan senet mulai berkurang sekitar 2.500 tahun setelah kemunculannya.

Kini, salah satu papan senet yang masih bisa dilihat dapat ditemukan di Rosicrucian Egyptian Museum di San Jose, California.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB