Heboh Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Ini Komentar Fiersa Besari

"Entah kawan-kawan sudah atau akan melihatnya, tapi sedang beredar video penggerebekan pasangan mesum di tenda. Sedih sih," tulis Fiersa Besari di Twitter.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Senin, 10 Februari 2020 | 18:00 WIB
Ilustrasi mendaki gunung bersama pasangan. (Unsplash/Mark Mialik)

Ilustrasi mendaki gunung bersama pasangan. (Unsplash/Mark Mialik)

Guideku.com - Baru-baru ini, jagat media sosial sosial digemparkan dengan video penggerebekan pasangan mesum di gunung. Pasangan tersebut tepergok melakukan tindakan asusila di dalam tenda.

Aksi penggerebakan itu jadi viral seusai dibagikan oleh akun Twitter @RoviNurrizkyy, Sabtu (9/10/2020). Ia menyoroti ulah seseorang yang menegur dan bertindak kasar terhadap pasangan mesum di dalam tenda, setelah memergokinya.

Menurut @RoviNurrizkyy, tindakan itu sama kelirunya dengan orang yang telah melakukan tindakan mesum.

"Paling berhak menghukum yang salah. Mereka salah sih berhubungan intim ditempat umum atau alam, tapi yang kalau menurut saya lebih baik disuruh pakai baju dulu, lalu diomongin baiknya gimana, bukan malah ditelanjangi lalu meneriaki salah, kalau mau sama-sama berteriak salah," tulisnya, seperti dikutip Suara.com, Senin (10/2/2020) kemarin.

Senada, kasus penggerebekan pasangan mesum di gunung juga memantik respons penyanyi Fiersa Besari lewat akun Twitter pribadinya.

Laki-laki yang hobi naik gunung itu prihatin dengan ulah orang yang melakukan penggerebekan terhadap pasangan tersebut.

Baca Juga: Kayak Korban Mutilasi, Bentuk Korek dan Asbak Ini Bikin Merinding

"Entah kawan-kawan sudah atau akan melihatnya, tapi sedang beredar video penggerebekan pasangan mesum di tenda. Sedih sih," tulisnya.

Cuitan Fiersa Beshari soal penggerebekan pasangan mesum di dalam tenda. (Twitter/@FiershaBesari)
Cuitan Fiersa Beshari soal penggerebekan pasangan mesum di dalam tenda. (Twitter/@FiershaBesari)

Menurut Fiersa, bertindak tidak senonoh di alam memang perbuatan salah. Namun, lebih keliru tindakan orang yang menarik selimut lalu mempermalukan pelaku mesum dengan membagikan videonya di media sosial.

"Mesum di gunung itu salah. Tapi, menurut saya, selimut ditarik paksa, pelakunya dipermalukan, direkam, lalu di-upload ke medsos, itu jauh lebih salah," tandas dia.

Sejak dibagikan, cuitan Fiersa telah mendapat setidaknya 7.4 retweets dan 34,5 ribu likes. (*Husna Rahmayunita)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB