Disuruh Kerja di Rumah Akibat Corona, Karyawan Bank Ini Malah Liburan

Lupa disuruh kerja, foto-foto liburan mereka malah diunggah ke media sosial.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Jum'at, 14 Februari 2020 | 10:45 WIB
Ilustrasi Liburan Mendaki Bukit (Pixabay/Pexels)

Ilustrasi Liburan Mendaki Bukit (Pixabay/Pexels)

Guideku.com - Ada banyak kebijakan yang diberlakukan demi mengantisipasi penyebaran virus corona. Salah satunya adalah sebuah bank di Hong Kong, yang meminta karyawan mereka bekerja di rumah demi alasan kesehatan.

Dihimpun dari laman South China Morning Post, Hang Seng Bank di Hong Kong meminta karyawan mereka untuk kerja dari rumah demi mencegah penularan virus corona.

Namun, alih-alih bekerja, sekelompok karyawan muda yang masih berstatus management trainee malah pergi wisata mendaki.

Hal ini terungkap saat karyawan yang bersangkutan mengunggah aktivitas mereka lewat laman media sosial Instagram.

Seolah lupa bahwa unggahannya bisa dilihat banyak orang, para karyawan ini tampak berpose bersama di Bukit Braemar dengan latar belakang matahari terbenam.

Tak tanggung-tanggung, mereka pun memberikan caption "aktivitas WFH terbaik". WFH sendiri adalah singkatan dari "work from home" atau kerja dari rumah.

Ilustrasi Liburan Mendaki Bukit (Pixabay/3422763)
Ilustrasi Liburan Mendaki Bukit (Pixabay/3422763)

Selain foto mereka di atas bukit tersebut, ada juga foto lainnya yang diunggah dengan caption "para lelaki di alam liar".

Sontak, kedua unggahan itu viral di media sosial. Walau beberapa netizen tampak kagum, pihak bank yang mengetahui hal ini jelas marah besar.

Baca Juga: Demi Konten TikTok, Pegawai Restoran Nekat Mandi di Wastafel Dapur

Di satu sisi, manajemen bank mengakui bahwa para karyawan yang pergi mendaki tersebut adalah karyawan baru. Besar kemungkinan, mereka belum mengetahui arti dari "kerja di rumah".

Namun, di sisi lain, para karyawan ini juga akan ditangani secara serius karena telah bersikap tidak profesional. Selain itu, ulah mereka dianggap telah mencoret nama baik Hang Seng Bank.

"Atasan mereka seharusnya memberikan tugas tertentu dan menyuruh mereka melapor soal kemajuan pekerjaan mereka," ujar Alexa Chow Yee-ping, seorang konsultan sumber daya manusia.

"Meski begitu, karyawan tetap harus bertanggung jawab sepenuhnya. Inti dari bekerja di rumah tetap saja bekerja, meski tidak di kantor."

"Para karyawan tersebut menunjukkan kurangnya kedisiplinan dan mereka mungkin tidak cocok untuk pekerjaan manajer. Di beberapa perusahaan, ini dapat berakhir pada hukuman serius," pungkasnya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB