Selasa, 15 Juni 2021

Sempat Tutup Karena Pandemi Corona, Disneyland Shanghai Dibuka Pekan Depan

Sekitar 12 Disneyland di Amerika Utara, Asia dan Eropa telah ditutup selama lebih dari sebulan

Silfa Humairah
cloud_download Baca offline
Taman Hiburan Disneyland. (pixabay.com/rgrivas10)
Taman Hiburan Disneyland. (pixabay.com/rgrivas10)

Guideku.com - Sempat Tutup Karena Pandemi Corona, Disneyland Shanghai Dibuka Pekan Depan.

Sempat Tutup Karena Pandemi Corona COVID-19 selama 3 bulan, Disneyland di Shanghai, China, akan kembali dibuka pada 11 Mei 2020 mendatang. Taman hiburan itu akan kembali beroperasi dengan tetap melakukan prosedur keselamatan kesehatan yang ditingkatkan.

Shanghai Disneyland adalah taman Disney pertama yang ditutup pada awal pandemi Covid-19, sejak 24 Januari lalu. Dengan begitu, ini juga akan menjadi Taman Bermain Disneyland pertama yang dibuka saat masa pandemi.

Sebelumnya, sekitar 12 Disneyland di Amerika Utara, Asia dan Eropa telah ditutup selama lebih dari sebulan.

"Kami tahu betapa banyak tamu telah berharap untuk kembali ke Shanghai Disneyland dan para pekerja kami bersemangat untuk mulai menyambut mereka kembali," kata Bob Chapek, CEO The Walt Disney Company, dalam siaran persnya, dikutip dari CNN.

Bob mengatakan, meski tetap akan meningkatkan prosedur kesehatan dan keselamatan, pengunjung tetap bisa merasakan keajaiban Disneyland. Langkah-langkah keamanan tambahan yang dilakukan akan mencakup membatasi kehadiran dengan sistem pendaftaran dan masuk.

"Para tamu diharuskan untuk membeli tiket masuk yang berlaku hanya pada tanggal yang dipilih dan pemegang Kartu Tahunan harus membuat reservasi sebelum kedatangan," kata Disney.

Kerumunan juga akan dikendalikan di restoran, wahana dan fasilitas lainnya. Ini termasuk fokus pada wahana yang tetap diberlakukan jarak sosial.

Penggunaan sanitasi dan desinfeksi juga akan dilakukan dan para staf akan mematuhi prosedur kesehatan dan pencegahan dari pemerintah.

Selain itu, anggota pemeran akan menerima pelatihan tentang "prosedur dengan penekanan pada interaksi tamu tanpa kontak. Anggota pemeran juga akan menerima peralatan pelindung pribadi seperti masker.

Disney menghasilkan lebih dari 26 miliar dolar dalam penjualan di divisi Parks, Experiences and Products di tahun fiskal 2019, mewakili 37 persen dari keseluruhan pendapatan perusahaan.

Namun dalam laporan pendapatan Selasa (5/5), perusahaan mengungkapkan unit parks and experiences sangat terpukul oleh wabah tersebut. Mereka mengalami penurunan 58 persen dalam pendapatan operasional dibandingkan dengan tahun lalu. (Lilis Varwati)

Terkait

Terkini