Rabu, 21 Oktober 2020

Usung Tema ala Luar Negeri, Beberapa Wisata Indonesia Tuai Pro dan Kontra

Banyak warganet menyayangkan wisata Indonesia yang dibuat-buat seolah berada di luar negeri.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Arendya Nariswari
cloud_download Baca offline
Agrowisata Bhumi Merapi. (Guideku/Arendya)
Agrowisata Bhumi Merapi. (Guideku/Arendya)

Guideku.com - Demi menarik minat wisatawan, banyak destinasi wisata Indonesia yang kini merombak konsep dengan sengaja menghadirkan spot Instagramable berhiaskan landmark ala mancanegara

Sebut saja beberapa di antaranya adalah Agrowisata Bhumi Merapi Jogja, Pemandian Onsen Malang, hingga The Great Asia Africa Bandung. 

Beberapa destinasi wisata tersebut secara terang-terangan menawarkan pengalaman bak berlibur di luar negeri, lengkap dengan berbagai fasilitas seperti spot foto hingga pernyewaan kostum.

Namun, ternyata kemunculan berbagai destinasi wisata Indonesia bertema budaya mancanegara tersebut cukup menuai pro kontra di antara warganet.

Pro Kontra Wisata Indonesia Bernuansa Luar Negeri Picu Perdebatan Warganet. (Twitter/@mukti_trio)
Pro Kontra Wisata Indonesia Bernuansa Luar Negeri Picu Perdebatan Warganet. (Twitter/@mukti_trio)

Tidak sedikit warganet yang justru merasa miris karena destinasi wisata Indonesia bertema luar negeri kini semakin menjamur. Mereka menilai, sebenarnya masih banyak budaya Indonesia yang menarik untuk ditonjolkan kepada dunia dibandingkan harus membuat landmark ala luar negeri.

"Ada yang bilang kalau semua tempat wisata dibikin kayak luar negeri, lantas apa tujuan wisatawan asing datang ke Indonesia?" tulis akun Twitter @muktrio_, dikutip Suara.com, Jumat (18/9/2020) lalu.

"Iya setuju, belum pernah lihat tuh wisata di Jepang dibikin seolah-olah sedang berada di Benteng Marlborough," balas warganet lain yang setuju dengan pendapat tersebut.

Meski begitu, banyak pula yang mengatakan bahwa ada tujuan tertentu di balik munculnya berbagai destinasi wisata Indonesia bertema luar negeri tersebut.

Sebagian besar warganet menuturkan, ada pasar yang dituju oleh sang pengelola destinasi wisata dengan adanya sejumlah landmark ala luar negeri itu.

Menurut mereka, sasaran pengunjung destinasi wisata Indonesia ala luar negeri bukanlah para turis melainkan warga Indonesia yang belum memiliki kesempatan menikmati liburan ke mancanegara.

"Masing-masing ada targetnya kok mas. Yang ini mungkin targetnya wisata lokal yang ingin pengalaman ke Jepang dengan budget pas-pasan. Di lokasi lain tentu ada lokasi dengan khas kedaerahan yang lebih menyasar ke target wisatawan mancanegara," komentar seorang warganet.

"Yah simpelnya berarti dia marketnya turis domestik. Kalau asing tinggal pilih yang lain, tidak usah ruwet," komentar warganet lainnya.

Jadi menurut pendapat kalian bagaimana, nih? Apakah Anda setuju dengan adanya destinasi wisata Indonesia ala mancanegara atau lebih memilih tempat piknik yang memperlihatkan budaya Tanah Air?

Terkait

Terkini