Minggu, 01 Agustus 2021

Tragis! Pria Ini Meninggal Dunia Usai Digigit Hiu saat Kencing di Laut

Melangkah ke laut dalam kondisi mabuk, pria ini berakhir alami kejadian tragis.

Arendya Nariswari
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Hiu di Great Barrier Reef (Pixabay)
Ilustrasi Hiu di Great Barrier Reef (Pixabay)

Guideku.com - Belum lama ini publik dihebohkan dengan sebuah berita di mana seorang pria meninggal dunia diserang oleh hiu. Dari laporan yang didapat, pria tersebut sempat berjalan ke arah laut dalam kondisi mabuk. 

Diberitakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 2 siang, beberaa waktu lalu di sebuah pantai di Jaboatao dos Guararapes, sebuah kota di ujung timur negara itu.

Pria asal Brasil bernama Marcelo Rocha Santos, sebelumnya minum-minum di sana dengan seorang teman. Ketika dia merasa perlu untuk buang air kecil, dia pergi ke air untuk melakukannya.

Pria lain bernama Ademir Sebastiao da Silva, yang juga berada di pantai, mengatakan bahwa dia pergi bersama Santos untuk buang air kecil pada saat yang sama.

Ilustrasi hiu.ganas. (Pixabay/Alex Steyn)
Ilustrasi hiu.ganas. (Pixabay/Alex Steyn)

“Karena pantai tidak memiliki kamar mandi, saya pergi ke laut untuk buang air kecil,” katanya. "Saya berada di sampingnya dengan air setinggi pinggang kami."

Saat itulah hiu menyerang, menarik Santos ke bawah dalam perjuangan berdarah yang berakhir dengan korban kehilangan kesadaran.

“Ada banyak darah di dalam air,” kata Edriano Gomes, yang berada di pantai bersama da Silva selama serangan itu.

Teman-teman Santos akhirnya melompat dan menariknya kembali ke pantai.

Foto yang diposting online menunjukkan bahwa Santos kehilangan sebagian lengannya dan sebagian kakinya dalam serangan itu.

Dia dilarikan ke rumah sakit, di mana dia dinyatakan meninggal.

Lautan berawan dan bergejolak pada saat serangan, yang akan menyulitkan korban untuk melihat hiu yang mendekat.

Da Silva mengatakan dia masih bingung setelah menyaksikan serangan itu dari dekat.

“Itu bisa saja saya,” katanya kepada Globo News Brasil. “Jika saya menyelam atau berlama-lama di air, saya bisa saja diserang.” (Suara.com/Bimo Aria Fundrika)

Terkait

Terkini